Kabut Asap, Empat Sekolah tidak Terima MBG karena Belajar Daring

Seputar Sulbar, Mamuju – Kabut asap yang menyelimuti wilayah Tapalang, Kabupaten Mamuju, membuat empat sekolah tidak menerima penyaluran Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Senin, 19 Oktober 2026, karena menerapkan pembelajaran daring.

Kepala SPPG Mamuju Tapalang Galung Yayasan Rangas Batara Berlayar, Gaffar, mengatakan empat sekolah tersebut menunda penerimaan MBG karena siswa belajar dari rumah. Sementara 15 sekolah lainnya tetap menerima penyaluran.

“Empat sekolah tidak menerima MBG hari ini karena siswanya belajar daring dari rumah akibat asap, jadi penyalurannya kami tunda,” ujar Gaffar.

Kegiatan MBG dimulai pukul 08.00 WITA dengan total penerima manfaat 2.877 orang, terdiri dari siswa, guru, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. Penyaluran dilakukan oleh 49 karyawan dengan dukungan ahli gizi Mardawiah dan akuntan Puspa Alma.

Sebanyak 15 sekolah yang menerima MBG yakni TK Tonimana 45 siswa, MTs Al Fayyadh Tapalang 39 siswa, SMA 1 Tapalang 629 siswa, SD Taan 109 siswa, TK Muhajirin 54 siswa, TK Assafal Anam 30 siswa, SDN Serang 96 siswa, MAS Al Amin DDI Tapalang 55 siswa, MTs Al Amin DDI Tapalang 50 siswa, SDN Lembang 74 siswa, SDN Kalimbua 74 siswa, SMA 2 Tapalang 324 siswa, MIS P2A Rantedoda 79 siswa, Assorusunna Mamuju 36 siswa, dan KB Mawaddah Rantedoda 61 siswa dengan total 2.350 siswa dan guru.

Selain itu, penyaluran juga menyasar 527 orang dari kelompok ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. Menu yang disajikan terdiri dari nasi putih, ayam palekko, tahu crispy, tumis sawi putih wortel, dan buah semangka.

You might like

About the Author: Seputar Sulbar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *