Seputar Sulbar, Mamuju – Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kanwil Kemenkum) Sulawesi Barat memperkuat komitmen terhadap Peningkatan Kinerja. Hal ini ditegaskan oleh Kepala Divisi Pelayanan Hukum, Hidayat Yasin, yang menginstruksikan seluruh jajaran untuk berkontribusi nyata demi performa organisasi yang lebih unggul. (26/1)
Dalam arahannya saat memimpin apel pagi di lapangan kantor wilayah, Hidayat menekankan bahwa tahun 2026 adalah momentum bagi jajaran Kemenkum Sulbar untuk mencapai target dari sebelumnya melalui kerja bersama.
”Target kita di tahun 2026 sudah jelas. Kita harus lebih baik dari tahun kemarin. Sinergi dan kekompakan adalah syarat mutlak yang sejalan dengan harapan Kakanwil Kemenkum Sulbar, Saefur Rochim dan jajaran pimpinan pusat,” tegas Hidayat.
Hidayat menggarisbawahi bahwa setiap peningkatan kinerja internal tidak akan berarti jika tidak dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Ia menyebut bahwa inti dari program Reformasi Birokrasi yang sedang dijalankan adalah pelayanan publik yang prima dan responsif.
”Reformasi birokrasi bukan sekadar administratif, melainkan bagaimana kita memberikan pelayanan terbaik. Saya mengajak seluruh jajaran untuk terus konsisten memenuhi kebutuhan layanan masyarakat dengan standar kualitas yang tinggi,” tambahnya.
Ia menambahkan, menindaklanjuti arahan Menteri Hukum, Supratman Andi Agtas, Kanwil Kemenkum Sulbar kini tengah fokus pada pemanfaatan teknologi informasi secara maksimal. Transformasi digital diharapkan mampu memutus rantai birokrasi yang panjang dan memudahkan akses masyarakat.
”Kita harus memaksimalkan layanan digital sesuai arahan Menteri Hukum. Namun, sistem yang canggih tidak akan efektif tanpa sosialisasi yang masif. Saya minta seluruh jajaran proaktif memperkenalkan inovasi digital kita kepada publik agar benar-benar dirasakan manfaatnya,” tuturnya.
Sebagai penutup, Hidayat mengingatkan bahwa disiplin tetap menjadi instrumen utama dalam mencapai kesuksesan organisasi. Tanpa budaya disiplin, menurutnya, transformasi digital maupun target kinerja yang ambisius mustahil dapat terwujud.
”Disiplin adalah kunci. Ini adalah hal paling krusial. Ketika kita menargetkan target yang besar, kedisiplinan jajaran menjadi penentu apakah target tersebut tercapai atau tidak,” pungkas Hidayat dalam apel yang juga dihadiri oleh Kadiv P3H, John Batara Manikallo, para pejabat struktural, staf, hingga peserta magang tersebut.
L

