Program Makan Bergizi Pengerak Ekonomi Desa

 Sumber Foto : Net 

Seputar Sulbar, Mamuju :
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintah Indonesia tidak hanya bertujuan meningkatkan kesehatan anak-anak, tetapi juga dirancang sebagai penggerak utama (generator) ekonomi desa dan sektor pertanian lokal.

Berikut adalah dampak “Makan Bergizi Hidupkan Pertanian” berdasarkan data per akhir 2025:
1. Penyerapan Hasil Tani dan Ternak Lokal
  • Permintaan Tinggi: Setiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) membutuhkan pasokan rutin, seperti beras, telur, ayam, dan sayuran, yang wajib menyerap hasil dari petani dan peternak lokal.
  • Estimasi Kebutuhan: Satu SPPG diperkirakan membutuhkan 5 ton beras per bulan dan hasil dari 1,5 hektar kebun pisang per tahun.
  • Sektor Ternak & Ikan: Kebutuhan susu dan protein hewani (ayam/telur) dari peternak lokal meningkat tajam, menciptakan kepastian pasar. 
2. Penguatan Ekonomi Pedesaan (Sirkular Ekonomi)
  • Efek Domino: Dana program yang berputar di tingkat SPPG (sekitar 70% digunakan untuk bahan baku) langsung menggerakkan ekonomi desa.
  • Pemberdayaan UMKM & BUMDes: Koperasi dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) terlibat sebagai pemasok bahan baku, mengurangi ketergantungan pada tengkulak dan memberikan harga yang lebih adil bagi petani. 
3. Program Pendukung “Pekarangan Pangan Bergizi” 
  • Kementerian Pertanian mendorong optimalisasi lahan pekarangan rumah untuk ditanami sayuran, umbi-umbian, dan ternak kecil (ayam/bebek/lele) untuk menyuplai kebutuhan pangan bergizi lokal.
  • Program ini juga bertujuan menciptakan kemandirian pangan di tingkat rumah tangga. 
4. Peningkatan Produktivitas dan Kualitas
  • Kepastian pasar (off-taker) membuat petani lebih percaya diri untuk berinvestasi pada benih unggul, teknologi pascapanen, dan praktik pertanian yang lebih baik.
  • Sertifikasi dan standar kualitas yang ditetapkan SPPG memacu petani untuk meningkatkan kualitas hasil panen. 
Program ini diharapkan menciptakan ekosistem pertanian yang berkelanjutan (dari hulu ke hilir) sekaligus mencerdaskan generasi muda. 

You might like

About the Author: Seputar Sulbar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *