Seputar Sulbar, Mamuju – Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Barat terus mendorong penguatan perlindungan Kekayaan Intelektual (KI), khususnya bagi generasi muda dan talenta potensial di daerah.
Kepala Kantor Wilayah Kemenkum Sulbar, Saefur Rochim, menekankan bahwa potensi karya intelektual di masyarakat sangat besar, namun masih perlu diimbangi dengan pemahaman yang memadai terkait perlindungan hukumnya.
Ia menilai, edukasi yang dilakukan secara konsisten menjadi langkah strategis agar para inovator tidak hanya mampu berkarya, tetapi juga memahami pentingnya menjaga hak atas hasil ciptaannya.
“Banyak karya yang lahir dari masyarakat kita, namun belum semuanya terlindungi. Dibutuhkan kolaborasi dan kesadaran bersama agar setiap karya memiliki kekuatan hukum,” ujar Saefur disela-sela kesempatannya
Sebagai tindak lanjut dari arahan tersebut, Kepala Divisi Pelayanan Hukum, Hidayat Yasin, menginisiasi pertemuan bersama para peserta magang di lingkungan Kanwil Kemenkum Sulbar. Kegiatan yang digelar di Ruang Baharuddin Lopa ini difokuskan pada pembahasan prosedur pencatatan hak cipta.
Melalui kegiatan ini, para mahasiswa dan peserta magang diberikan pemahaman praktis mengenai tahapan dan manfaat pendaftaran karya, sehingga mereka dapat mengamankan hasil kreativitas selama menjalani masa praktik kerja.
Hidayat menjelaskan bahwa perlindungan hak cipta memiliki masa berlaku yang panjang dan memberikan jaminan hukum bagi pencipta. Oleh karena itu, ia mendorong agar setiap karya yang dihasilkan segera dicatatkan.
“Pencatatan karya bukan hanya sekadar administrasi, tetapi merupakan langkah strategis untuk melindungi sekaligus meningkatkan nilai ekonomi dari karya tersebut,” ungkapnya.
Ia juga menambahkan bahwa meningkatnya kesadaran generasi muda terhadap pentingnya KI akan menjadi fondasi kuat dalam membangun iklim inovasi yang berkelanjutan di daerah.
Ke depan, Kanwil Kemenkum Sulbar berkomitmen untuk terus memperluas program edukasi dan pendampingan, agar semakin banyak karya anak daerah yang terlindungi serta mampu bersaing di kancah yang lebih luas.



