Seputar Sulbar, Mamuju, – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Barat, Saefur Rochim, menegaskan bahwa peningkatan kompetensi kehumasan merupakan langkah penting dalam mendukung penyebarluasan informasi publik yang efektif di era digital. Menurutnya, humas pemerintah harus mampu menyampaikan informasi secara cepat, akurat, dan dikemas secara menarik agar mudah dipahami oleh masyarakat.
“Penguasaan keterampilan desain visual menjadi salah satu kemampuan yang perlu terus dikembangkan oleh insan humas. Dengan konten yang menarik dan komunikatif, informasi pemerintah dapat tersampaikan secara lebih efektif kepada masyarakat,” ujar Saefur Rochim.
Pernyataan tersebut sejalan dengan keikutsertaan Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Barat dalam kegiatan Pembinaan Teknis Kehumasan Kementerian Hukum bertema “Produksi Konten Visual yang Efektif dan Profesional untuk Instansi Pemerintah Menggunakan Canva” yang dilaksanakan secara virtual melalui Zoom Meeting, Kamis (18/6).
Kegiatan ini diikuti oleh Jabatan Fungsional Tertentu (JFT) Pranata Humas serta pegawai yang mendukung pelaksanaan tugas kehumasan pada Kantor Wilayah dan Unit Pelaksana Teknis di lingkungan Kementerian Hukum. Pembinaan teknis tersebut bertujuan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dalam bidang komunikasi publik, khususnya dalam menghasilkan konten digital yang informatif, menarik, dan profesional.
Kegiatan dibuka oleh Kepala Biro Hukum, Komunikasi Publik dan Kerja Sama yang menekankan pentingnya penguatan kompetensi praktisi humas dalam mengelola media sosial pemerintah. Ia menyampaikan bahwa konten yang berkualitas tidak hanya ditentukan oleh kebenaran informasi, tetapi juga oleh kemampuan mengemas pesan secara menarik sehingga dapat menjangkau audiens yang lebih luas.
Dalam sesi materi, narasumber dari Tim Canva Indonesia memaparkan berbagai prinsip dasar produksi konten visual yang efektif untuk instansi pemerintah. Peserta diberikan pemahaman mengenai pentingnya kesederhanaan desain, keterbacaan informasi, konsistensi identitas visual, serta pemanfaatan elemen grafis untuk memperkuat pesan yang ingin disampaikan.
Selain itu, peserta juga memperoleh materi mengenai penggunaan warna yang proporsional, pemilihan jenis huruf yang tepat, dan pentingnya menjaga konsistensi gaya desain untuk membangun identitas komunikasi yang kuat dan mudah dikenali oleh masyarakat.
Pada sesi praktik, peserta diajak memanfaatkan berbagai fitur Canva untuk menyusun infografis, mengatur elemen visual, hingga menghasilkan konten media sosial yang lebih menarik dan komunikatif. Narasumber juga memperkenalkan pemanfaatan teknologi Artificial Intelligence (AI) melalui fitur Magic Write, Magic Design, dan Magic Studio yang dapat membantu proses pengembangan ide konten, penyusunan caption, serta pembuatan desain secara lebih cepat dan efisien.
Meski demikian, narasumber menegaskan bahwa teknologi AI berfungsi sebagai alat bantu yang mendukung produktivitas dan kreativitas. Setiap hasil yang dihasilkan AI tetap memerlukan penyesuaian dan penyempurnaan agar sesuai dengan kebutuhan organisasi serta karakteristik pesan yang ingin disampaikan kepada publik.
Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh wawasan dan keterampilan baru yang dapat diterapkan dalam pengelolaan media sosial, publikasi informasi, serta penguatan komunikasi publik pada satuan kerja masing-masing. Kegiatan berlangsung interaktif dan mendapat antusiasme tinggi dari seluruh peserta yang mengikuti sesi diskusi maupun praktik secara langsung.
Kanwil Kementerian Hukum Sulawesi Barat berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas publikasi dan layanan informasi kepada masyarakat melalui pemanfaatan teknologi digital serta penguatan kapasitas sumber daya manusia di bidang kehumasan.



