Seputar Sulbar, Mamuju – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Barat, Saefur Rochim, menegaskan pentingnya penguatan komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi dalam mendukung pencapaian target kinerja Kementerian Hukum. Menurutnya, sinergi yang baik antarunit kerja menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan tugas dan fungsi organisasi secara efektif dan berkelanjutan.
“Komunikasi yang terbuka, koordinasi yang terarah, dan kolaborasi yang kuat merupakan fondasi utama dalam mewujudkan kinerja organisasi yang optimal serta pelayanan publik yang semakin berkualitas,” ujar Saefur Rochim.
Sejalan dengan hal tersebut, Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Barat mengikuti kegiatan Analisis dan Evaluasi Kinerja di Lingkungan Kementerian Hukum yang diselenggarakan secara virtual dan dipimpin langsung oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Hukum.
Kegiatan tersebut diikuti oleh para Kepala Kantor Wilayah, Kepala Divisi, serta Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum dari seluruh satuan kerja Kementerian Hukum sebagai forum untuk melakukan evaluasi pelaksanaan kinerja sekaligus memperkuat sinergi dalam pencapaian target organisasi.
Dalam arahannya, Sekretaris Jenderal Kementerian Hukum menekankan pentingnya penerapan teori kerja sama dalam penyelenggaraan tugas dan fungsi di lingkungan Kementerian Hukum. Menurutnya, keberhasilan organisasi tidak hanya ditentukan oleh kemampuan masing-masing unit kerja, tetapi juga oleh kemampuan untuk bekerja secara terpadu dan saling mendukung.
Lebih lanjut dijelaskan bahwa terdapat tiga aspek utama yang harus menjadi perhatian seluruh jajaran, yakni komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi.
Aspek komunikasi dimaknai sebagai proses dialog yang terbuka, asertif, dan berlangsung dua arah sehingga strategi organisasi dapat dipahami dan dijalankan secara selaras tanpa adanya sekat antarunit kerja. Dengan komunikasi yang efektif, setiap informasi dan kebijakan dapat tersampaikan secara jelas dan tepat sasaran.
Sementara itu, koordinasi dipahami sebagai upaya penyelarasan langkah, frekuensi, dan jadwal kerja antarwilayah maupun antarunit kerja agar program dan kegiatan yang dilaksanakan dapat berjalan harmonis, terintegrasi, serta terhindar dari tumpang tindih pelaksanaan.
Adapun kolaborasi merupakan proses menyatukan seluruh potensi dan sumber daya yang dimiliki organisasi guna mencapai target kinerja kementerian secara bersama-sama. Melalui kolaborasi yang kuat, setiap unit kerja diharapkan dapat saling melengkapi dan mendukung pencapaian tujuan organisasi secara lebih efektif.
Melalui kegiatan ini, Kanwil Kemenkum Sulawesi Barat berkomitmen untuk terus memperkuat budaya kerja yang mengedepankan komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas kinerja organisasi serta mendukung terwujudnya pelayanan publik yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.



