Tingkatkan Nilai Jual Kopi Mamasa, Kemenkum Sulbar Pacu Sertifikasi IG

Seputar Sulbar, Mamuju – Sukses mengawal pendaftaran Kopi Kurrak asal Polman, Kantor Wilayah Kemenkum Sulawesi Barat kini mengalihkan fokus untuk memproteksi potensi lokal lainnya. Saat ini, pendampingan intensif tengah dilakukan terhadap Kopi Robusta dan Arabika Mamasa guna mendapatkan sertifikat Indikasi Geografis (IG).

​Kepala Kantor Wilayah Kemenkum Sulbar, Saefur Rochim, menyatakan bahwa langkah ini merupakan strategi kunci untuk mendongkrak nilai jual komoditas daerah. Menurutnya, perlindungan kekayaan intelektual akan memberikan posisi tawar yang lebih kuat bagi produk Mamasa di kancah global.

​”Label Indikasi Geografis bukan sekadar sertifikat, melainkan jaminan kualitas, reputasi, dan keaslian produk. Kami ingin petani kopi di Mamasa mendapatkan kepastian hukum sekaligus peningkatan taraf hidup melalui nilai ekonomi yang lebih tinggi,” jelas Saefur (17/4).

 

​Dalam sesi pendampingan secara daring, Kepala Divisi Pelayanan Hukum, Hidayat Yasin, memaparkan peta jalan pendaftaran IG di Sulawesi Barat. Ia menargetkan sertifikat resmi untuk kedua jenis kopi Mamasa tersebut sudah bisa diserahkan pada bulan Agustus mendatang.

​”Ini akan menjadi pencapaian besar dalam memperkuat identitas wilayah serta mendorong ekonomi kreatif berbasis komoditas lokal,” tambah Hidayat.

​Gunawan, pendamping IG dari Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual, menekankan bahwa kecepatan proses harus dibarengi dengan akurasi data. Dokumen permohonan wajib memuat detail yang komprehensif, meliputi:

​Karakteristik Produk: Deskripsi unik dan hasil uji cita rasa.

​Faktor Lingkungan: Data agroklimat dan pengaruh kondisi alam setempat.

​Konsistensi Produksi: Penjelasan proses pengolahan yang sesuai dengan fakta di lapangan.

 

​Di sisi lain, tantangan teknis dalam penyusunan dokumen diakui oleh akademisi Politani Pangkep, Reta. Saat ini, tim ahli tengah bekerja keras mengumpulkan data sejarah, analisis kesuburan tanah, serta melakukan uji sampel kopi dari berbagai titik di Kabupaten Mamasa untuk memastikan validitas dokumen.

​Kemenkum Sulbar memastikan akan terus bersinergi dengan seluruh pihak terkait untuk memastikan Kopi Mamasa meraih perlindungan hukum yang layak sesuai jadwal yang telah dicanangkan.

You might like

About the Author: Seputar Sulbar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *